Bagimu kutancapkan kening kebanggaanku pada rendah tanah, telah kuamankan sedapat mungkin maniku, kuselamat-selamatkan Islamku kini dengan segala milikMu ini kuserahkan kepadaMu Allah terimalah.
Kepala bergengsi yang terhormat ini dengan kedua mata yang mampu menangkap gerak-gerik dunia, kedua telinga yang dapat menyadap kersik-kersik berita, hidung yang bisa mencium wangi parfum hingga borok manusia, mulut yang sanggup menyulap kebohongan jadi kebenaran seperti yang lain hanyalah sepersekian percik tetes anugrahMu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar