UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label DOC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOC. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Manajemen Brooding DOC Sederhana

brooder sederhana
Sahabat ternak, membuat brooder walaupun sederhana namun dengan benar akan menjamin keberhasilan dalam sistem pemeliharaan ayam kampung kedepannya. Bagaimana brooder sederhana namun mampu mencukupi kebutuhan ayam kampung? Kami ada sedikit teknik mengenai membuat brooder DOC sederhana namun efektif dan efisien. Anda sedang memelihara DOC (umur 1-7 hari) juga? Baiklah mari kita bahas.

Brooder adalah kandang untuk ayam usia 1-7 hari. Pada umumnya para peternak ayam menyebut brooder DOC. Sedangkan pembesaran ayam buras dalam masa ini disebut brooding DOC. Apa perbedaan brooder dengan kandang pembesaran? Berikut penjelasannya

Saat ayam anda menginjak pada masa ini DOC (usia 1-7 hari) masih memerlukan perlindungan (chicken guard) untuk menjaga dirinya dari kematian.

Tujuan Booding Ayam Kampung
1. Menggantikan tugas induk sebagai pengeram atau penghangat
Alasannya adalah ayam baru bisa mengatur suhu tubuhnya atau thermoregulasi pada usia 14 hari (Chirstina Lisis L. : Technical Support Manager PT. Medion)
2. Percepatan produktivitas ayam
Alasannya adalah sementara DOC dipelihara tersendiri, induk ayam dipaksa untuk memproduksi kembali
3. Perlindungan anak ayam
Alasannya adalah anak ayam dalam usia dini masih rentan terhadap kematian maka dari itu dipakailah sistem chick guard atau perlindungan bagi anak ayam.

Ukuran Ideal Brooder Ayam
Ukuran ideal untuk brooder ayam kapasitas 1000 ekor adalah diameter 4,5 meter berbentuk lingkaran. (info medion). Jika kita belum memelihara sebanyak itu, tentunya ukuran brooder disesuaikan agar perkembangan lebih cepat. Brooder sempit dari kapasitas dapat menyebabkan aktifitas DOC kurang. Sementara brooder terlalu besar dari kapasitas menyebabkan pertumbuhan lebih lama serta membutuhkan sumber panas lebih besar.

Manajemen penempatan perlengkapan brooder
penempatan alat peternakan
Perlengkapan brooder wajib ada adalah :
a. Pemanas
b. Tempat Pakan
c. Tempat Minum
Posisikan perlengkapan seperti gambar di atas! Dengan tujuan setiap kegiatan anak ayam dapat mencapai sumber panas, sumber minum, dan sumber pakan dengan mudah. Posisi dan perlengkapan diusahakan lebih dari 1 dengan tujuan pemerataan agar semua DOC tumbuh dengan merata.

Kesalahan Masa Brooding
Banyak kesalahan dalam cara budidaya ayam kampung dalam masa ini. Berikut kesalahan yang sering terjadi dalam masa brooding :

1. Kandang belum siap, doc sudah datang (Chick in)
Alasannya adalah jika doc mengalami perpindahan tempat sedangkan fungsi brooder belum ada akibatnya ayam mengalami dehidrasi, bahkan menimbulkan stress karena perubahan suhu mencolok.
2. Suhu dan kelembaban tidak tepat
Alasan jika saat DOC tidak mendapat suhu ideal maka cadangan makanan dalam tubuh DOC akan mengeras dan tidak terserap sempurna. Akibatnya nutrisi pada cadangan makanan kurang diserap sempurna. (trobos edisi November 2012). 
Suhu ideal pertumbuhan ayam dapat dilihat di Suhu ideal ayam kampung
3. Kesalahan pemberian pakan
Alasannya adalah saluran pencernaan makanan pada DOC masih lembut dan lemah. Jika pemberian pakan tidak sesuai dengan jenis pakan, akibat terburuk DOC pasti mati karena belum dapat mencerna dengan baik. (trobos edisi November 2012). 
Cara pemberian pakan diulas lengkap pada cara memberi pakan ayam
4. Kesalahan memasukkan dan mengeluarkan DOC dari brooder
Alasannya ayam akan diam, menutup mata, bahkan lebih parah lagi kehilangan nafsu makan.
Solusi : Perlakukanlah DOC pada brooding dengan kalem, jangan tergesa-gesa dan sabar.
5. Kesalahan keluar masuk perlengkapan peternakan
Alasannya membuat suasana menjadi gaduh dan ayam berlarian jika perlakuan perlengkapan brooder (tempat minum dan pakan) terlalu kasar. Pada akhirnya berakibat tubuh saling berbenturan dan jika bahan brooder tidak rata mengakibatkan luka (terutama paruh ayam).
6. Aturlah alas agar selalu kering, usahakan ganti litter atau alas jika basah dengan tujuan menghindari lembabnya brooder yang jelas merugikan DOC.

Contoh Brooder Sederhana dari Kardus
brooder sederhana
Pada bagian atas berilah kawat strimin atau penutup. Alas berupa serat kayu atau kertas koran.
Hal-hal perlu diperhatikan dalam masa brooding ini adalah :
1. Pemberian pakan
Pemberian pakan untuk DOC haruslah tepat supaya anak ayam tidak mati. Lihat jenis pakan untuk ayam usia muda di jenis pakan berdasar umur
2. Analisa Biaya Listrik
Penghitungan biaya pengeluaran tentang kebutuhan pemanas dapat di lihat pada analisa biaya listrik peternakan ayam kampung.

Referensi :
Trobos Edisi November 2012
Info Medion : manajemen brooding
Agus Murtidjo, Bambang (1992) Mengelola Ayam Buras : Kanisius, Yogyakarta

Glossary
Chick guard : Area brooder
Thermoregulasi : Pengaturan suhu tubuh
Chick in : Ayam tiba atau ayam masuk
Baik tidaknya performance ayam di masa selanjutnya, sering kali ditentukan dari bagimana pemeliharaan ayam kampung dalam masa brooding. (Info Medion)
Diperbaharui pada 27 Desember 2012

Kamis, 27 September 2012

Pemeliharaan DOC Ayam Kampung

doc umur 3 hari
Melihara DOC ayam kampung perlu perhatian khusus. DOC atau anakan adalah masa rentan terhadap kematian. Jadi, perlu penanganan dan memeliharaan serta perhatian yang ekstra demi mencegah kemungkinan kematian anak ayam tersebut. Dalam halaman ini kami ingin berbagi bagaimana cara merawat DOC atau anak ayam pada usia 1-7 hari.

DOC usia 1-7 hari termasuk usia kritis dimana usia tersebut sering terjadi kematian. Sering kami melihat ayam yang diliarkan bila seekor induk ayam bersama 9-12 anak ayam kemungkinan hanya bertahan 7-8 ekor hingga usia dewasa. Untuk itu bila kita memelihara sejak dari DOC umur 1-7 hari perlu usaha merawat anak ayam dengan serius. Adapun tips memelihara anakan umur 1-7 hari adalah sebagai berikut :

1. Perkandangan
Persiapan kandang DOC
Sesaat sebelum kita memiliki DOC usahakan untuk membuat kandang terlebih dahulu. Kandang ayam untuk 1-7 hari disebut brooder. Broder adalah kandang pemanas untuk menggantikan lindungan induk ayam. Karena anak ayam tersebut masih membutuhkan panas berlebih dibanding suhu dari luar. Tempatkan kandang tersebut di dalam rumah untuk menghindari dari pemangsa dll.
Syarat Kandang
Pastikan kandang untuk anak ayam memudahkan kita memantau dan mengambil ayam serta berbagai peralatan untuk pemeliharaannya. Kandang terlalu rapat dan susah dibuka akan menyulitkan kita mengambil ayam, tempat pakan dll. Usahakan kita mudah untuk memasukkan dan mengeluarkan ayam, pakan, tempat minum dll secara cepat.
Alas Kandang
Untuk alas sebaiknya adalah datar atau rata. Penempatan DOC pada alas berlubang seperti strimin akan menyebabkan kaki pengkor karena ayam susah berdiri dan dipaksa mencengkeram alas. Jika sahabat merasa repot dengan kotorannya, gunakan strimin yang berlubang kecil
Dinding Kandang
Dinding haruslah terbuat dari bahan yang kedap udara. Tahan air dan kurangi beberapa bahan yang mengandung besi atau kawat.
Perkandangan masa DOC selengkapnya kami bahas di Manajemen brooding DOC sederhana

2. Peralatan
Peralatan yang dipakai untuk pemeliharaan DOC umur 1-7 hari adalah tempat pakan, tempat minum, dan pemanas.
a. Tempat Pakan
Pemberian tempat pakan bila kita ambil perbandingan adalah 2:1. Intinya tempat pakan haruslah melebihi dari kapasitas ayam. Misal dalam kandang terdapat 20 ekor, dan 1 tempat pakan memuat 10 ekor maka tempat pakan haruslah diberi 3 buah. Hal ini memungkinkan DOC ayam tidak berebut saat makan.
Bila sahabat mengalami masalah pakan anak ayam yang berhamburan karena dikais-kais, maka gunakan nampan dan beri pakan ayam. Kemudian di atas pakan tersebut diberi strimin agar pakan tidak berhamburan. Cara ini lebih efektif dan efisien dibanding tempat pakan yang dibiarkan terbuka lebar.
b. Tempat Minum
Berilah tempat minum dengan keadaan yang bersih. Bisa membeli di poultry terdekat atau membuat sendiri dengan bambu yang dilubangi tiap ruasnya seperti kentongan. Di daerah kami menyebut clonthang (bahasa jawa). Gantilah air dengan yang baru paling lama 2 hari se-kali.
c. Pemanas
Banyak sumber panas dapat digunakan untuk menggantikan tugas induknya. Gunakan lampu pijar dengan 25-60 Watt sesuai kebutuhan. Tentu dengan memperhatikan suhu ideal untuk anak ayam seperti poin 5.

3. Pembuatan Broder Sederhana
Broder sederhana, efektif dan efisien adalah penggunaan kardus dengan memberikan alas koran di bawahnya. Berilah pemanas seperti poin 2 c.

4. Pemberian Pakan dan minum
Seperti yang sudah kami tulis tentang jenis pakan ayam berdasar umur. Kita harus memberikan jenis pakan yang tepat. Jangan sampai DOC umur 1-7 hari diberi pakan kasar. Berilah BR1 yang sudah dihaluskan agar tidak terjadi berak dan pengerasan kotoran pada anus anak ayam. Masalah ini kami tulis pada masalah bubul pada anus DOC ayam. Anak ayam membutuhkan protein lebih tinggi dibanding ayam dewasa sebesar 19-24%. Protein yang cukup memungkinkan anak ayam tumbuh cepat dan bulu tumbuh lebih cepat. Kami memberikan protein hewani seperti ulat hongkong dll. Bila ulat hongkong terlalu mahal sahabat bisa memberikan pelet ikan sebagai pengganti. Saya jamin anak ayam akan super cepat pertumbuhannya.

Pemberian minum yang manis akan menyebabkan anak ayam makan dengan lahap. Jadi berilah air gula jawa atau sejenis secukupnya. Jangan sampai menimbulkan semut di area kandang. Kami biasa mencampurkan dengan air wortel untuk mencegah mata sayup akibat cahaya lampu terlalu terang.

5. Suhu dalam kandang
Kami sudah menulis tentang suhu tepat untuk ayam kampung khususnya DOC. Dimana suhu ideal adalah 29-33 derajat Celsius. Pastikan untuk tidak kurang atau lebih terlalu banyak.

6. Vaksin
Seperti prinsip metode pemeliharaan kami yaitu memproduksi ayam kampung organik. Kami tidak memberikan vaksin kepada anak ayam. Ini dimaksudkan agar ayam terbiasa sejak awal untuk tidak dimasuki kandungan berbahaya. Kami memberikan rendaman air kapur atau gamping (jawa) sebagai pengganti vaksin. Sahabat bisa mengganti pelarut vaksin dengan air kelapa muda jika vaksin terpaksa diberikan. Air kelapa muda (kelapa hijau) lebih tahan lama setelah diencerkan selama 2 kali lipat dibanding aturan pemberian vaksin yaitu 4 jam. Biasanya vaksin harus diberikan 2 jam setelah diencerkan.

7.  Pemantauan
Pemantauan pertumbuhan adalah kegiatan terakhir setelah langkah-langkah di atas dilakukan. Pengecekan bila ada anak ayam yang kurang bergairah atau bahkan menunjukkan gejala sakit harus cepat ditangani dan dipisahkan.

Seperti itulah pemeliharaan dan cara merawat doc ayam kampung versi kami. Semoga artikel kami bermanfaat dan membantu memecahkan masalah membesarkan DOC umur 1-7 hari. Ada keluhan, kritik dan saran? Jangan sungkan memberi tanggapan di kotak komentar. Salam sukses Peternak Ayam Indonesia!

Jumat, 22 Juni 2012

Membedakan Jenis Kelamin Anak Ayam

membedakan jenis kelamin anak ayam
Membedakan jenis kelamin anak ayam dalam istilah peternakan disebut chick sexing. Yaitu proses seleksi ayam berdasarkan jenis kelamin. Proses menyeleksi jenis kelamin anak ayam ini pertama kali ditemukan di Jepan pada tahun 1933 oleh Prof. Masui dan Hasimoto. Dalam tujuan bisnis ternak ayam kampung chick sexing memiliki peranan penting dalam sistem pemeliharaan ternak ayam. Membedakan jenis kelamin DOC umur 1 hari memang sangat sulit. Dengan sedikit kesabaran dan ketekunan metode itu sangat mudah dan menarik untuk dilakukan. Berikut penjelasan cara membedakan jenis kelamin ayam pada umur 1 hari tersebut.

Tujuan
Mengetahui jenis kelamin bibit ayam kampung serta membedakan ayam berdasarkan pejantan dan betina.
Manfaat
Memberi perlakuan khusus terhadap pejantan dan betina
Mengelompokkan ayam berdasar jenis kelamin
Membuat rencana ternak berdasar jenis kelamin
Menyeleksi ayam berdasar jenis kelamin pada umur 1 hari

Setelah mengetahui tujuan dan manfaat membedakan jenis kelamin anak ayam maka langkah selanjutnya adalah chick sexing tersebut. Menyeleksi anak ayam atau DOC umur 1 hari lebih sulit dibanding ayam dewasa. Maka dari itu penulis ingin berbagi tips chick sexing tersebut.

1. Vent Sexing
Vent sexing adalah membedakan jenis kelamin berdasarkan lubang alat kelamin atau cloaca. Artinya kita harus melihat jenis kelamin dari sana. Untuk calon pejantan memiliki tonjolan seperti jerawat atau lubang jarum berwarna kuning, putih dan bahkan ada yang hitam sedangkan untuk calon betina tidak ada. Sedangkan bagi betina memiliki ovarium yang merupakan sel telur yang berbentuk seperti V. Vent sexing sangat sulit dikarenakan membedakan tonjolan yang sangat kecil. Namun bagi yang sudah berpengalaman maka vent sexing sangat mudah.
Pada kenyataannya tonjolan calon pejantan kadang tidak ada dan untuk betina malah ada tonjolan. Untuk itu mengapa peternakan besar yang memiliki sexer (petugas seleksi jenis kelamin) tidak bisa menjamin 100% ketepatan seleksi. Dengan metode ini masih menyisakan 5% ketidak pastian jenis kelamin.
vent sexing

2. Feather Sexing
Pada tahun 1969 metode membedakan jenis kelamin diperbaharui yaitu dengan Feather sexing yaitu menentukan jenis kelamin pada DOC dengan memperhatikan bagian tubuh ayam. Dalam hal ini adalah sayap pada anak ayam yaitu sayap primer dan sayap sekunder. Ayam betina lebih cepat tumbuh dari pada ayam pejantan. Sedangkan untuk calon pejantan biasanya lebih cepat besar. Dengan metode Feather sexing ini maka penyeleksian anak ayam akan lebih murah, mudah dan akurasi seleksi akan lebih tepat.
perbedaan pejantan dan betina

3. Alternatif Lain
Pada alternatif lain adalah menyeleksi bagi anak ayam yang masih ragu atas jenis kelamin tersebut. Alternatif yang digunakan adalah menunggu sampai tumbuh bulu secara penuh. Biasaya ayam yang berwarna mencolok akan menjadi pejantan. Itu sebabnya pejantan mempunyai warna yang beragam dari betina untuk menarik pasangannya. Seperti itulah salah satu cara beternak ayam kampung Anda tertarik bukan dengan warna bulu ayam kampung yang beragam? Itu sebabnya mengapa kita memilih ternak ayam kampung.