UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label Pakan Ayam Kampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakan Ayam Kampung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2012

Metode Cara Pembuatan Pakan Unggas

Sebelum kita meracik, meramu, mencampur, dan membuat pakan unggas khususnya ayam kampung perlu mengetahui metode cara pembuatan pakan unggas terlebih dahulu. Metode ini digunakan untuk menghitung kadar atau nutrisi yang terkandung dalam pakan ayam kita. Dengan berlandaskan teori tersebut diharapkan bahwa ayam kampung kita mendapatkan nutrisi cukup dan seimbang dengan kebutuhannya setiap hari. Dan pada akhirnya mendapatkan hasil ransum murah, mudah, efektif dan efisien yaitu kualitas pakan itu sendiri.

Dalam artikel ini kami mencoba belajar tentang metode untuk digunakan dalam pembuatan pakan murah berkualitas. Langkah ini digunakan pula oleh beberapa produsen pakan unggas komplit yang terus mengembangkan cara dan metode dalam pencampuran serta pembuatan pakan unggas.

Tujuan
1. Menemukan formulasi tepat agar penggunaan bahan pakan tidak melampaui batas. Kenapa penggunaan bahan pakan harus dibatasi? Lihat alasannya di batasan penggunaan bahan pakan unggas.
2. Menentukan harga yang harus dikeluarkan dengan tujuan menghemat biaya produksi
3. Membuat pakan berkualitas yaitu memenuhi standar ketercukupan gizi ayam itu sendiri. 
Kebutuhan nutrisi ayam kampung sudah kami tulis pada kebutuhan nutrisi ayam kampung.
4. Menentukan pakan berdasar umur. 
Seperti kita tahu bahwa jenis pakan dapat dibedakan menurut bentuk dan fungsi pada umur ayam. Jenis pakan berdasar umur tertulis pada jenis pakan ayam kampung berdasar umur.

Berdasarkan tujuan tersebut dapat kita simpulkan untuk komposisi pakan ayam kampung bermutu. Adapun metode cara pembuatan pakan adalah sebagai berikut :
Cara Manual
Pembuatan pakan dengan cara manual adalah penghitungan dengan cara menyusun dari beberapa bahan pakan, kemudian ditentukan jumlahnya dengan cara menghitung di atas kertas. Kelebihan menggunakan cara ini adalah kemudahan dan kemurahan menentukan dalam menyusun pakan. Kekurangan cara ini adalah kurang bisa diteliti dari segi nutrisi dan harga. Metode yang sering digunakan adalah metode pearson square dan metode aljabar. Mari kita bahas!

A. Metode Pearson Square
Meode pearson square adalah metode yang digunakan untuk menjumlahkan kandungan salah satu kebutuhan nutrisi apabila dicampur dengan dua atau lebih bahan pakan. Dengan memperhatikan kandungan nutrisi terkandung di dalamnya kemudian dianalisa berapa harus kita perlukan. Contoh sebagai berikut :
metode pearson square


metode pearson square
metode pearson square


metode pearson square


 
B. Metode Aljabar
Penggunaan metode aljabar yaitu penghitungan secara matematika bila mengetahui 1 bahan pakan kemudian akan dicampur apa agar bisa memenuhi kandungan nutrisi tersebut. Contoh sebagai berikut :
metode aljabar
Cara Komputersiasi
Cara komputerisasi adalah cara meracik bahan pakan dalam % kemudian memasukkan data untuk dianalisa oleh komputer. Cara ini relatif lebih cepat namun membutuhkan biaya tidak murah. Sofware untuk pembuatan pakan berkualitas ini dibandrol dengan harga Rp. 6.000.000,-. Sungguh merupakan investasi bukan? Namun cara komputerisasi ini dapat kita gunakan dengan exel.

Nah bagi teman-teman yang sudah memiliki metode pembuatan pakan dengan exel sekiranya berbagi buat kami. Akhir kata salam sukses peternak ayam Indonesia.

Banyak sekali impian-impian kita mula-mula tampak seperti tidak mungkin tergapai. Lalu pelan-pelan, bila kita percaya,  mulai tampak mungkin terjadi, lama kelamaan bila kita berhasil mengumpulkan keberanian dan kemauan kita untuk menggapainya, impian tersebut akan benar-benar akan segera menjadi kenyataan. By Christopheer Reeve

Terakhir diperbaharui 03 Desember 2012

Jumat, 12 Oktober 2012

Batasan Penggunaan Bahan Pakan Ayam

Dalam penggunaan bahan pakan tertutama untuk unggas perlu kiat khusus untuk memanagemen pemberiannya. Bahan pakan terlalu berlebihan akan berakibat buruk pada ayam kampung. Dengan berprinsip pada landasan teori tersebut kami ingin menginformasikan kepada peternak ayam kampung yang belum mengetahui tentang batasan penggunaan bahan pakan unggas. Dikarenakan mereka sering mengesampingkan batasan penggunaan bahan pakan ayam dengan alasan biaya dan ketersediaan. Kita ambil contoh penggunaan bekatul seharusnya maksimum penggunaan 30% dari total yang diberikan perharinya. Sekarang mengapa kita memerlukan batasan maksimal pemberian pakan mencapai 30%? Jawabannya adalah untuk mencukupi kebutuhan nutrisi untuk ayam pada bidang yang lain. Sementara alasan lain adalah tidak menimbulkan dampak yang negatif pada ayam. Misal bekatul tadi, jika kita memberikan lebih dari 30% maka akibatnya adalah rontok bulu yang berlebihan. Itu baru 1 bahan makananan, sementara bahan pakan yang lain?

Dalam hal ini berikut kami sajikan tabel batasan pemberian maksimal bahan pakan untuk ayam dalam % :
bahan pakan
Data di atas di ambil dari saudara EKO WIDODO Fakultas Peternakan Brawijaya Malang yang telah memberikan ilmunya kepada kami.

Dengan mengetahui batasan penggunaan bahan pakan unggas kita akan dapat membuat sendiri pakan unggas kita karena data di atas sebagai pedomannya. Akhir kata salam sukses! Terima kasih.

Minggu, 07 Oktober 2012

Kebutuhan Nutrisi Ayam Kampung

Menentukan ransum yang baik adalah keputusan yang bijak. Yang lebih bijak lagi bagi peternak ayam kampung yaitu membuat ransum dengan harga yang paling murah tapi tetap berpedoman terhadap kebutuhan nutrisi ayam kampung. Semakin bagusnya ransum untuk ayam kampung maka semakin baik pula pertumbuhan dan perkembangan ternak ayam kampung kita.

Gizi pada ransum ayam kampung sering dikesampingkan oleh para peternak ayam dengan alasan mahalnya biaya pakan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut kami mencoba menulis kandungan nutrisi pada pakan ayam kampung  tersebut. Tentu tujuannya adalah membuat ayam tercukupi kebutuhan gizi dan nutrisinya dan kemudian menjadi patokan pembuatan pakan ayam murah berkualitas. 

Menurut Sudradjad dalam bukunya "beternak ayam pelung" bahwa kebutuhan nutrisi ayam kampung jenis pelung adalah sebagai berikut :
kebutuhan nutrisi ayam kampung
Dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi tersebut, Sudradjad juga memberikan rincian kandungan nutrisi dari contoh bahan pakan ayam kampung. Adapun daftar kandungan nutrisi berdasarkan protein kasar, lemak, serat, kalsium dan air adalah sebagai berikut :

bahan pakan
Disamping kandungan nutrisi dari daftar di atas tentu masih banyak bahan ransum yang dapat diberikan untuk ternak unggas kita. Intinya carilah bahan pakan yang mudah dicari di sekitar kita.

Kebutuhan nutrisi ayam kampung ini akan maksimal jika memperhatikan kebutuhan pakan per ekor perharinya. Percuma saja jika pakan bernutrisi lengkap namun tidak sesuai kebutuhan makan ayam per harinya. Ayam masih lapar dan tentu pertumbuhan akan terlambat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai nutrisi pada pakan
1. Nutrisi dalam ransum akan maksimal jika ditopang oleh nutrisi yang lain
Artinya jika protein tinggi dalam pakan tidak akan berguna jika tidak ditambah dengan zat karbohidrat, lemak, serat dan air.
2. Nutrisi lengkap namun jumlahnya kurang
Pakan ayam yang komplit namun diberikan tidak sesuai porsinya (kurang) maka ayam kampung tetap akan kurus. Karena ayam kampung akan makan hanya sedikit-sedikit namun terus-menerus sepanjang hari.
3. Protein Itu sebenarnya adalah inti
Memang tidak ada jaminan pakan yang berprotein tinggi menambah berat badan. Namun lihatlah tabel di atas, bahwa kebutuhannya mencapai 20%. Banyak peternak tidak memberikan protein hanya berupa serat seperti jagung bekatul dan dedaunan. Hal ini adalah salah besar karena ayam tetap butuh protein hewani dan tumbuhan.
4. Kekurangan nutrisi ayam akan mencari sendiri
Ayam yang dikandangkan akan kemana jika akan mencukupi kebutuhan nutrisi yang tidak terdapat dalam pakan? Akibatnya ayam akan bertingkah seperti mengkais tanah, mematuk kandang, bahkan yang paling parah adalah kanibal memakan temannya. Jika itu masih kurang maka ayam akan makan apa saja yang dijumpai karena sifat aslinya adalah pemakan segala. Iya kalau area itu bersih, jika area kotor maka penyakit pasti akan menyerang.

Itulah beberapa tips peternakan ayam dari kami semoga bermanfaat. Salam sukses!
Sumber : Beternak Ayam Pelung | Sudradjad

Update kebutuhan nutrisi ayam buras menurut Eko Widodo Fakultas Peternakan Brawijaya Malang, Ada juga berbaggai jenis unggas terdapat di sini seperti itik dll :
kebutuhan nutrisi ayam
 Info lengkap Lihat disini

Sabtu, 06 Oktober 2012

Jenis Pakan Ayam Kampung Berdasar Bentuk

Pakan ayam dibuat dengan berbagai bentuk dan jenis serta kegunaanya. Pemberian pakan ayam yang tidak sesuai dengan kegunaannya akan berakibat diare, kurang nafsu makan dan lebih parah lagi menimbulkan kematian. Untuk mengatasi masalah pakan, sebelumnya kami telah menulis tentang jenis pakan ayam kampung berdasarkan umur. Sedang untuk melengkapi artikel tersebut kami menambahkan yaitu jenis pakan ayam kampung berdasarkan bentuk dan fungsinya. Adapun jenis pakan ayam kampung berdasar bentuknya adalah :
1. Pelet/Butiran
Pelet sebenarnya berasal dari kata "pullet" yang artinya ayam dara. Pullet sendiri dalam pengucapannya lebih gampang adalah pelet. Jenis pelet ini khusus untuk ayam dara dan ayam kampung dewasa seperti artinya dalam bahasa inggris. Bentuk pelet sendiri menurut kami adalah butiran atau bijian utuh. Jadi jenis pakan ini tidak cocok untuk anak ayam.
2. Crumble/Butiran pecah
Sama seperti pelet hanya saja berbentuk butiran atau bijian pecah. Sering kita temui bentuk crumble adalah BR1 yang sebenarnya pakan untuk ayam broiler atau ayam ras. Pakan crumble lebih cocok untuk anak ayam usia 1 bulan keatas. Jenis pakan ini tidak cocok untuk anak ayam di bawah usia 1 bulan.
3. Mash/Tepung
Jenis mash jika kami artikan adalah berbentuk tepung. Biasanya untuk campuran pakan pokok atau khusus untuk ayam usia 1hari sampai 1 bulan. Namun bentuk tepung ini jarang dijumpai di pasaran sehingga kita harus membuat sendiri pakan ayam bentuk mash ini.

Dari ketiga jenis pakan ayam berdasar bentuk di atas perlu adanya metode pemberian pakan agar tujuan dari beternak kita tercapai. Memang jenis pakan di atas jika disajikan dengan asal-asalan akan merugikan kita sebagai peternak ayam kampung. Semoga bermanfaat dan Salam sukses! 


Rabu, 25 Juli 2012

Jenis Pakan Ayam Kampung

pakan ayam kampung
Jenis Pakan Ayam Kampung dibedakan menurut umur, jenis ternak, dan kebutuhan. Kebutuhan di sini adalah  kebutuhan pakan ayam kampung. Setiap umur ayam berbeda pula tingkat kebutuhan nutrisinya. Pemberian pakan ayam di sini dibedakan menurut jenis pakan. 
Jenis pakan ayam kampung pedaging menurut umur dibedakan menjadi :
1. Pakan Ayam Untuk Pre-Starter
Pre-sarter adalah jenis pakan ayam pertama yang diberikan saat ayam berusia atau berumur 1-7 hari.

2. Pakan Ayam Untuk Starter
Starter adalah pakan ayam ke dua yang diberikan saat ayam berusia atau berumur 8 - 21 hari

3. Pakan Ayam Untuk Finisher
Finisher adalah pakan ayam ke tiga yang diberikan saat ayam berusia atau berumur 22 hari - panen

Sedangkan untuk ayam kampung petelur dibagi menjadi beberapa jenis pula. 

Adapun jenis pakan ayam kampung petelur adalah sebagai berikut :
a. Pakan Ayam Untuk Pre-Starter
Pakan masa Pre-starter untuk ayam kampung petelur adalah umur 1 - 5 minggu

b. Pakan Ayam Untuk Starter
Pakan pada masa Starter diberikan saat ayam kampung petelur berumur 5-10 minggu

c. Pakan Ayam Untuk Grower
Pakan ayam Grower diberikan saat ayam kampung petelur berumur 11-produksi telur pertama

d. Pakan Ayam Untuk Laying Phase
Pakan saat laying phase diberikan pada masa produksi telur hingga penurunan atau masa afkir

Dengan mengetahui jenis pakan ayam kampung di atas, peternak akan selektif memilih pakan ayam yang tepat untuk ternaknya. Sahabat ternak bisa mencampur dengan pakan ayam buatan dengan memperhatikan atau menguji tingkat keefektifan pakan ayam kampung.

Kamis, 19 Juli 2012

Metode Cara Pemberian Pakan Ayam Kampung

Biji Ransum Ternak Ayam
Pemberian pakan ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangan ayam. Pakan atau dalam bahasa peternak disebut ransum merupakan konsumsi wajib. Pakan juga merupakan pengeluaran terbesar dari ternak ayam kampung. Apalagi harga pakan yang makin hari makin tinggi. Melalui posting ini saya akan berbagi beberapa metode pemberian pakan ternak ayam. Dengan tujuan memilih metode atau cara mana yang terbaik dalam pemberian pakan yang terbaik. Dari beberapa metode tersebut mari kita cermati keunggulan dan kekurangan masing-masing metode atau cara pemberian pakan ternak ayam kampung. Berikut ini ada beberapa metode atau cara pemberian pakan ternak ayam kampung :

1. Metode All Mash
Metode all mash adalah metode atau cara pemberian pakan ternak ayam kedalam wadah yang berisi ransum dengan kandungan nutrisi yang cukup dan disajikan ke ternak. Metode ini paling banyak digunakan oleh peternak Indonesia

2. Metode Prasmanan
Metode prasmanan ini adalah metode yang digunakan dengan memberikan berbagai macam makanan dalam wadah yang berbeda. Berbagai macam pakan ini berupa biji-bijian, daun-daunan, bahkan dari unsur hewani disajikan dalam wadah yang berbeda. Dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan ayam. Dengan banyaknya pakan atau ransum ayam akan memilih mana yang ia sukai. Metode prasmanan ini banyak digunakan untuk penelitian. Jika anda peternak ayam kampung pemula (seperti saya) ada baiknya membuat beberapa kandang terpisah dengan mencoba berbagai racikan, kemudian diteliti mana yang lebih disukai ayam, dan mana yang menghasilkan produk optimal.

3. Metode Mash Grain
Metode ini berupa penggabungan metode di atas, hanya saja ada beberapa unsur yang diperbanyak. Dengan tujuan mendapatkan hasil yang optimal (memacu kuantitas dan kualitas hasil ternak).

Dari berbagai metode tersebut kita akan dapat melakukan cara memberikan pakan pada ayam kampung dengan cara yang baik dan benar.

Salam Sukses,


Ahmad Maryuki

Senin, 02 Juli 2012

Tingkat Keefektifan Pakan Ayam Kampung

Mengetahui tingkat keefektifan pakan ayam kampung sangatlah penting untuk mendapatkan hasil ternak ayam kampung asli yang terbaik. Semakin tinggi kualitas pakan akan semakin tinggi pula hasil ternak ayam kampung asli kita. Namun harus memperhatikan harga yang paling murah. Tingkat keefektifan pakan ayam kampung dinyatakan dalam Feed Convertion Ratio (FCR). FCR berarti Tingkat Keefektifan Pakan Ayam Kampung asli.

Sebelum mengetahui FCR, ada baiknya kita mengetahui kebutuhan pakan untuk ayam kampung asli sebagai pedoman untuk menghitung FCR. Cara menghitung FCR atau tingkat keefektifan pakan ayam kampung adalah mengetahui jumlah ayam yang dipanen x jumlah bobot rata-rata : jumlah pakan selama pemeliharaan. Yaitu dengan rumus :

FCR = a1 x a2 : b

a1 = jumlah ayam yang dipanen
a2= jumlah bobot rata-rata ayam kampung
b = jumlah pakan yang dibutuhkan selama pemeliharaan

Contoh penghitungan FCR
Jumlah ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan yang dibutuhkan selama pemeliharaan 3125 kg. Penghitungan, 3125kg : 2000kg = 1,6. (2000kg didapat dari jumlah ayam yang dipanen x berat rata-rata)
Jadi jumlah FCR yang dihasilkan adalah 1,6

Kesimpulan : Semakin rendah jumlah FCR maka semakin bagus kualitas atau tingkat keefektifan pakan ayam kampung.

Anda bisa menambahkan VITERNA Plus atau POC NASA dan lain sebagainya untuk menurunkan angka FCR dengan tujuan menambah tingkat keefektifan pakan ayam kampung.

Sabtu, 30 Juni 2012

Kebutuhan Pakan Untuk Ayam Kampung Asli

Untuk memulai ternak atau breeding ayam kampung asli ada baiknya kita ketahui tentang kebutuhan pakan untuk ayam kampung asli per ekor seharinya. Mengetahui kebutuhan pakan untuk ayam ini sangat penting dalam tata cara beternak ayam kampung. Kebutuhan pakan untuk ternak ayam kampung asli ini membutuhkan 70% dari modal kita beternak. Jadi untuk memaksimalkan pendapatan dari hasil beternak kita harus jeli memilih pakan yang berkualitas namun tetap murah. Menurut Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian DKI Jakarta Th 1996 kebutuhan ayam dibagi menjadi 2. Yaitu kuantitas dan kualitas pakan ayam untuk ayam kampung asli.

1. Kuantitas
Adalah jumlah kebutuhan ayam dihitung dari jumlah yang dibutuhkan setiap harinya. Kuantitas di sini bukan berarti banyaknya kandungan gizi yang ada di pakan, tetapi jumlah pakan yang dibutuhkan ayam kampung asli
2. Kualitas
Adalah jumlah kebutuhan gizi ayam dihitung dari jumlah kebutuhan kalori, vitamin, mineral dan lain sebagainya untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan ayam kampung asli. Untuk poin 2 (dua) ini tentang kebutuhan pakan yang mengandung zat tertentu sudah kami tulis pada kebutuhan nutrisi ayam kampung

Kuantitas (jumlah pakan yang dibutuhkan)  ayam
Untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam kampung asli kita bisa membaginya berdasarkan umur ayam. Berbeda umur dan berat kebutuhan pakan akan nutrisi atau gizi juga berbeda. Berikut ini kebutuhan pakan akan nutrisi ayam berdasarkan umur

kebutuhan pakan ayam kampung

Kebutuhan pakan ayam kampung

Menurut sumber lain kebutuhan pakan ayam kampung berdasarkan umur yaitu :
Umur 1 Minggu : 7 gr/ekor/hari
Umur 2 Minggu : 19 gr/ekor/hari
Umur 3 Minggu : 34 gr/ekor/hari
Umur 4 Minggu : 47 gr/ekor/hari
Umur 5 Minggu : 58 gr/ekor/hari
Umur 6 Minggu : 66 gr/ekor/hari
Umur 7 Minggu : 72 gr/ekor/hari
Umur 8 Minggu : 74 gr/ekor/hari

Dilihat dari daftar di atas memang kebutuhan pakan ayam kampung lebih sedikit daripada ayam ras. Ini dikarenakan ayam kampung memang memerlukan ransum dan nutrisi yang selalu berkurang saat ayam berlarian atau beraktifitas. Beda dengan ayam ras yang hanya sedikit beraktifitas.

Pemberian pakan dan juga kebutuhan pakan atau ransum untuk ayam kampung asli disesuaikan dengan jenis atau sistem pemeliharaan. Dengan pemilihan sistem pemeliharaan berarti berbeda pula kebutuhan ransum atau pakan. Artinya kebutuhan pakan ayam kampung adalah kondisional berdasar sistem pemeliharaan.

*) Data diambil dari berbagai sumber. Jika terjadi perbedaan itu hanya faktor penghitungan saja. Bukan patokan resmi. Namun pada kenyataannya kebutuhan pakan ayam akan lebih sedikit dan lebih besar tergantung bagaimana pemeliharaan. Pemenuhan kebutuhan pakan akan mempengaruhi pada berat ideal ayam kampung asli.