NUKILAN HATI
Thanesh
Kegelapan awan,ditemani kilauan bintang yang agak suram,
seperti mengetahui naluri hatiku tika ini,
terlalu suram mengenang detik manis bersamamu,
ku termenung seorang diri,
bertemankan cahaya nian yang semakin malap,
sanubariku belum cukup kuat menerima hakikat
yang saat perpisahan sudah semakin dekat,
tidak mampu ku kehilangan mutiara hidupku,
setiap detik bersamamu mencatatkan jutaan memori indah,
terlalu indah di kotak fikiranku,
sehari lagi segalanya hanya akan tinggal kenangan,
kenangan yang cukup manis buat seumur hidupku,
hanya coretan rentak kepiluan hatiku akan tinggal bersamaku,
jika kudratku diizinkan,ingin sekali ku menghentikan masa yang berlalu,
mengheret kembali saat pertama ku mengenalimu,
namun, ku redha dengan perancangannya,
perpisahan hanya lumrah alam,
akan ku kenangmu sehingga ke akhir hayat ku,
namun noktah seketika dalam persahabatan ini,
cukup menhayayat hati,
sebelum melangkah pergi izinkan ku memohon maaf
jika terkasar bahasa,terguris perasaan mu sepanjang kita bersama,
sesungguhnya yang baik itu darinya,
dan yang buruknya itu dari diriku sendiri,
salam lambaian terakhir buat tanah perantauan,
dan salam ketibaan buat tanah air,
semoga tanah air merealisasikan segala impian dan cita-cita mu…..Share
Tampilkan postingan dengan label Thanesh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thanesh. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Juli 2010
NUKILAN HATI - By : Thanesh
Kamis, 17 Juni 2010
Keranamu...| Thanesh
KeranamuThaneshkeranamu,wahai teman,ku kenal erti hidupkeranamu,ku kenal erti kasih,keranamu, ku kenal erti sayang,keranamu, ku sanggup mengubah diriku,demi kebahagiaanmu,keranamu,ku kenal nilai teman dalam hidupku,namun kini segalanya pudar dalam pandaganku,ku merindui saat itu,tapi apakan dayaku mengheret masa yang berlalu,buat pertama kali,keranamu ku titiskan air mata,seiring darah kesengsaraan yang menusuk kalbu,keranamu,tidurku tidak nyenyak,mimpi manis yang menghiasi tidurku semakin hari semakin malap,jiwaku pedih bagai ditikam sembilu,hatiku meronta menahan seksaan ini,ku tidak mengerti kehendak naluri ini,namun jika diizinkan,kan ku pinta padaNYAsedekad lagi untukku bersamammu,kerana keperitan ini menguatkan lagi kasihku padamu....