UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label tips belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips belajar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika

Kendala dalam mengajar matematika memang bukan saja terletak pada tingkat kesulitan materi, akan tetapi pada kurangnya motivasi belajar dari dalam diri siswa untuk belajar matematika. Sedangkan motivasi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran.

Motivasi belajar siswa sangat berkaitan erat dengan perasaan atau pengalaman emosioal, sehingga upaya guru untuk memotivasi siswanya dapat dilakukan dengan cara menimbulkan rasa puas atau rasa telah mencapai keberhasilan pada diri siswa.

Berikut ini adalah beberapa cara dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.

1. Berikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan kendala dalam belajar matematika.

Hal ini dapat dilakukan secara face-to-face atau melalui secarik kertas. Biarkan siswa menuliskan semua kendala yang membuat mereka enggan atau malas belajar matematika.

Selanjutnya, tugas guru menganalisis setiap kendala dari siswa, lalu sebisa mungkin berikan komentar yang dapat menghapus atau meringankan beban dari setiap kendala yang sudah siswa tulis.

2. Berikan pengalaman belajar matematika yang menyenangkan.

Banyak artikel di internet tentang membuat atmosfir pembelajaran yang menyenangkan. Selain dapat membuat siswa menjadi lebih enjoy dalam belajar, situasi belajar yang menyenangkan juga dapat meninggalkan kesan yang baik bagi siswa. Dengan terus menerus memberikan pengalaman yang menyenangkan, siswa menjadi lebih tertarik saat menyambut pelajaran matematika. Biarkan matematika menjadi candu bagi mereka.

Namun, hal ini tidaklah mudah. Apalagi bagi siswa yang memang sudah sangat alergi dengan matematika atau bahkan trauma karena pernah mendapatkan pengalaman belajar yang tidak menyenangkan sebelumnya. Untuk itu, seorang guru matematika harus dapat memainkan peran layaknya seorang sturadara.

3. Jelaskan kepada siswa manfaat belajar matematika.

Berikan penjelasan yang sesuai dengan materi, terutama mengenai aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai siswa merasa pelajaran matematika itu hanya sebatas teori angka atau sekedar menghafal rumus kemudian mencari solusinya.

Dengan mengetahui manfaat dan aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari diharapkan siswa lebih termotivasi ketika belajar matematika. Untuk menjelaskan ini, guru dapat menyampaikan dalam bentuk cerita.

Lalu, bagaimana kita melihat kemajuan atau peningkatan motivasi belajar matematika siswa? Berikut ini adalah indikator siswa yang memiliki motivasi tinggi dalam belajar matematika.

1. Siswa terdorong mengemukakan ide-idenya, merasa bangga dan senang karena menggunakan denya sendiri.
2. Siswa merasa senang belajar matematika melalui diskusi dengan teman-temannya.
3. Siswa berpendapat banwa ada kaitan matematika dengan lingkungan sekitar mereka.
4. Siswa berpendapat bahwa pengetahuan matematika dapat diperoleh dengan mengembangkan idenya sendiri.
5. Siswa berpendapat bahwa pembelajaran matematika yang interaktif antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru dapat menambah pengetahuan mereka.


Demikian artikel tentang cara meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa, semoga bermanfaat.

Minggu, 20 Mei 2012

Tips Jitu Memilih Jurusan Kuliah

Tips Jitu Memilih Jurusan Kuliah ~ Setelah ujian nasional berakhir dan siswa-siswi SMA menerima pengumuman kelulusan dari sekolah, bagi sebagian besar siswa terkadang mengalami dilema atau kebingungan saat harus menentukan jurusan kuliah sebelum menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.


Bagi siswa yang sudah memiliki keinginan dan tujuan jauh-jauh hari untuk memasuki perguruan tinggi atau jurusan tertentu  yang sesuai dengan minat dan bakat, mungkin tidak akan banyak menemui kendala.


Kebingungan memilih jurusan kuliah ini muncul pada saat akan mengikuti SNMPTN. Memang, tidaklah mudah dalam menembus test SNMPTN. Diperlukan persiapan yang matang dan tidak bisa instant.

Untuk itu, bank soal matematika mencoba memberikan tips jitu memilih jurusan kuliah sebagai berikut:

1. Tanya diri sendiri, jurusan apa yang kita sukai. Dengan memilih jurusan berdasarkan minat dan keinginan sendiri, diharapkan kita akan lebih enjoy dalam menjalani pendidikan di perguruan tinggi nanti.

Namun jika kita masih bingung, coba lihat lebih dalam lagi tentang hal apa yang kita sukai. Contohnya jika kita menyukai atau memiliki hobi memasak, pilihlah jurusan tata boga. Jika anda menyukai matematika, pilihlah jurusan matematika.

2. Jangan penah mengikuti jejak orang lain, jadilah diri sendiri, karena sifat ikut-ikutan tidak akan bertahan lama yang akan membuat kita putus di tengah jalan. Kita harus tahu, bahwa bakat dan minat setiap orang itu berbeda.

3. Sebelum benar-benar memilih jurusan kuliah khususnya perguruan tinggi swasta, pelajari dulu latar belakang institusinya, sudah terakreditasi atau belum. Lihat juga apakah lulusan perguruan tinggi disana menjanjikan atau tidak untuk masa depan kita.

4. Cara informasi melalui para kerabat kita yang pernah kuliah, tanya mereka semua hal yang menyangkut tentang masa kuliah tesebut, serta tanyakan apa saja yang bisa kita jadikan patokan dalam memilih serta mempersiapkan hal-hal yang harus ada

5. Lihat keuangan keluarga kita, jangan memaksakan keadaan, pilihlah jurusan atau perguruan yang terjangkau oleh keuanga keluarga kita

6. Jangan menyerah pada keadaan, gali terus informasi, banyak bertanya pada yang telah berpengalaman, pasti kita menemukan jalan yang akan membawa mimpi kita menjadi kenyataan.

Semoga beberapa tips jitu memilih jurusan kuliah ini dapat membantu pembaca sekalian khususnya siswa-siswi SMA yang hendak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. 

Rabu, 16 Mei 2012

Cara Mudah Menghafal Rumus Matematika

Cara Mudah Menghafal Rumus Matematika ~ Menghafal rumus matematika memang terkadang menemui beberapa kendala. Selain kemampuan daya ingat masing-masing orang berbeda, bentuk rumus matematika yang mirip-mirip pun menjadi hambatan tersendiri bagi kita yang ingin menghapalnya. Terkadang saat menghapal rumus matematika itu malah menjadi tertukar dengan rumus lainnya.


Ada beberapa cara dalam memudahkan kita untuk menghafal rumus matematika. Sebelum memulai, ada baiknya kita sedikit mengetahui karakteristik otak manusia. Pada dasarnya, otak manusia bisa menyimpan memori atau ingatan yang lebih lama jika dibantu dengan visualisasi yang sesuai. 

Otak kiri dicirikan dengan karakteristik yang berhubungan dengan kemampuan analisis, logis, urutan, objektif dan rasional. Dengan karakterisitik ini, orang yang dominan menggunakan otak kiri cenderung memiliki pendekatan rasional terhadap kehidupan.

Di sisi lain, karakteristik yang terkait dengan otak kanan adalah intuitif, acak, subjektif, holistik (secara menyeluruh) dan sintesis. Dengan karakteristik ini, orang yang dominan dengan otak kanan cenderung lebih kreatif ketimbang orang yang dominan otak kiri. Orang dengan dominansi otak kanan lebih cenderung menyukai aspek visual, seni, musik dan imajinasi.

Secara singkat, otak manusia yang digunakan untuk menyimpan memori terbagi kepada dua bagian, yaitu otak kiri untuk perhitungan, dan otak kanan dengan fungsi visual atau imajinasi. 

Mungkin anda pernah bertemu dengan seseorang tapi anda lupa siapa namanya. Hal ini dikarenakan otak lebih cepat menyimpan informasi yang terlihat wujudnya, atau dengan kata lain ada visualisasi. Menghafal dengan cara mengulang-ulang kata atau kalimat itu nampaknya masih kurang memiliki dukungan visualisasi, sehingga berikut ini akan saya share tentang teknik menghafal rumus matematika menggunakan warna.

Cara menghafal rumus matematika dengan warna ini semoga dapat mempermudah kita dalam menghafal rumus yang kebanyakan orang bilang “susah”. Karena dengan warna kita dapat menggunakan sekaligus otak kanan dan otak kiri kita untuk langsung bekerja menghafal rumus-rumus yang kita inginkan (kalau tidak percaya, silakan tanya kepada para akhlinya). 

Dengan warna tidak lain kita akan cepat mengingat apa yang kita lihat. Silakan coba menghafal dengan warna default (hitam) dan bandingkan dengan menghafal menggunakan warna tentu kita lebih cepat menghafal dengan warna. 

Maka dari itu mulai dari sekarang, silakan anda coba menghafal rumus dengan cara sebagai berikut:

Alat Bahan:

1. Kertas HPS (Kertas Kosong)
2. Beberapa sepidol, minimal 2 dengan warna cerah

Cara menggunakannya anda cukup menulis ulang rumus yang akan anda hafal di kertas kosong tersebut dengan menggunakan warna yang yang berbeda untuk masing-masing rumus yang akan dihafalkan. Kemudian silakan cari tempat yang anda rasa nyaman (Usahakan bebas dari polusi dan udaranya sejuk). Maka rumus akan cepat anda hafal.

Semoga dengan metode menghafal rumus dengan membedakan warna seperti yang tadi telah dibahas, dapat mempermudah pembaca sekalian dalam menghafal rumus matematika



Jumat, 30 Maret 2012

6 Penyebab Kegagalan Siswa Lulus Ujian Nasional Pelajaran Matematika


6 Penyebab Kegagalan Siswa Lulus Ujian Nasional Pelajaran Matematika - Pada posting kali ini saya akan memberikan tujuh kesalahan yang paling sering dilakukan siswa ketika mengerjakan soal matematika terutama ketika menghadapi ujian.
Saya pilih siswa karena sebentar lagi siswa-siswi kelas XII akan menghadapi ujian nasional yang secara langsung menentukan masa depan mereka. 


Maksud dari menulis artikel ini bukan untuk menakut-nakuti siswa saat ujian nasional nanti. Melainkan agar siswa mengetahui kesalahan-kesalahan ini. Dengan begitu diharapkan para siswa semakin tahu bagaimana seharusnya belajar matematika. Sehingga para siswa merasa asyik dan menikmati ketika belajar matematika. Dan tentu saja  kesalahan-kesalahan ini tidak akan dilakukan.

Berikut ini adalah 6 Penyebab Kegagalan Siswa Lulus Ujian Nasional Pelajaran Matematika atau ketika mau menghadapi ujian matematika.

1. Tidak Belajar Sama Sekali dan Terlalu Percaya Diri
Beberapa siswa sering merasa yakin dengan latihan-latihan yang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga pada waktu mendekati ujian mereka tidak belajar sama seklai. Ini merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan siswa.

Meskipun kamu cerdas dan pandai, namun alangkah baiknya jika empersiapkan diri sebaik mungkin, karena segala sesuatu bisa terjadi pada waktu ujian. Ingat kajinan juga berpengaruh terhadap keberhasilan kamu. SUKSES = RAJIN + CERDAS.

2. Belajar Matematika dengan Menghafal dan Tanpa Latihan
Seperti sudah saya jelaskan di atas, bahwa belajar matematika bukan belajar menghafal. Salah jika kamu belajar matematika tanpa latihan, karena sebenarnya banyak hal yang akan kamu temukan ketika latihan.

Porsi untuk membaca dan latihan menurut saya adalah 20 % untuk membaca konsep dan 80 % untuk latihan. Jangan terlalu banyak membaca konsep karen tidak akan membuat mahir atau terampil mengerjakan soal-soal matematika. Ingat soal-soal matematika bukanlah konsep semata, tetapi lebih banyak soal yang berkaitan ketrampilan kamu menggunakan rumus, logika dan menyimpulkan sesuatu.

3. Tidak Teliti
Sayang benar jika kamu bisa mengerjakan sebuah soal matematika dengan lengkap, tetapi kamu merasa kecewa karena setelah keluar dari ruang ujian kamu baru menyadari bahwa jawaban kamu salah pada baris terakhir saja. Kamu sudah mengerjakan dengan susah payah, tetapi karena ketidaktelitian membuat jawaban kamu jadi salah. Misalnya: 1+(-10) menjadi 9, padahal hanya kurang tanda (-) saja, betapa itu sangat mengecewakan jika itu terjadi sama kamu.

Meskipun kamu pintar dan melakukan banyak persiapan, namun jika kamu tidak teliti juga akan percuma. Terlebih jika semua soal adalah soal pilihan ganda, yang ditentukan dengan jawaban benar atau salah saja. Fatal akibatnya jika kamu tidak teliti.

4. Terburu-buru
Banyak siswa yang sering melakukan kesalahan ini. Biasanya kesalahan ini dilakukan karena siswa ingin segera menyelesaiakan soal matematika dengan cepat dan ingin mendapat nilai maksimal. Namun karena terburu-buru banyak kesalahan-kesalahan sepele yang dilakukan. Misalnya ketika mengerjakan soal urain, ada yang salah, kemudian dihapus/di tipex, sambil menunggu kemudian mengerjakan soal yang lain. Karena terburu-buru, maka jawaban yang ingin diperbaiki menjadi kosong dan tidak jadi diperbaiki. Fatal bukan ?

5. Tidak Memperhatikan Petunjuk Soal dan Lupa Menulis Identitas Diri
Ketika kamu mau mengerjakan soal-soal matematika, sebaiknya membaca terlebih dahulu petunjuk soalnya. Siapa tahu ada aturan atau petunjuk-petunjuk yang baru atau tidak seperti petunjuk sebelumnya. Misalnya skor setipa nomor, skornya 1 atau 4, jika salah -1 dan lain-lainnya.

6. Mengerjakan Tidak dengan Prioritas dan Tanpa Strategi
Kecenderungan siswa dalam mengerjakan soal matematika biasanya cenderung mengerjakan dari nomor 1 dan tidak memperhatikan soal-soal yang lain. Akibatnya jika nomor 1 kebetulan soal yang sulit, maka pada bagian awal kamu sudah membuat kesalahan.

Selain itu kamu akan cenderung emosi saat tidak memperoleh jawabannya. Karena memang ada tipe  pembuat soal yang seperti ini, yang digunakan untuk menguji psikologis siswa. Sebaiknya kamu hati-hati dalam menghadapi tipe-tipe soal yang sulit dan ditaruh di bagian awal soal.

Lebih baik lihat terlebih dahulu semua soal, jumlah halaman, lengkap atau tidak, prioritaskan soal-soal yang mudah menurut kamu, baru kemudian mengerjakan soal-soal yang sulit. Setelah itu kamu hitung kemungkinannya berapa soal yang bisa kamu kerjakan.

Sekian dulu pembahasan tentang 6 penyebab kegagalan siswa lulus ujian nasional. Semoga dengan mengetahui penyebab-penyebab diatas, dapat membuat kamu lebih sigap dan tekun lagi dalam belajar. Semoga sukses!

Fakta Keajaiban Angka Matematika


Artikel kali ini akan mengungkap sebuah Fakta keajaiban angka matematika. Mendengar kata "matematika" mungkin udah mumet duluan otaknya. Tapi jangan khawatir, kali ini kita tidak akan membahas yang bikin mumet. Kalo kamu punya kalkulator ato alat hitung bisa digunain sembari baca trit ini. Mari kita lihat satu persatu keajaiban dari perhitungan angka secara matematis berikut ini.


FAKTA 1

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

FAKTA 2 :

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

FAKTA 3 :

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

FAKTA 4 :

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 =
12345678987654321

FAKTA 5 :

123456789 X 9 X 1 = 1111111101
123456789 X 9 X 2 = 2222222202
123456789 X 9 X 3 = 3333333303
dst....

Rabu, 28 Maret 2012

Tips Sukses Menghadapi Ujian Nasional

Tips sukses menghadapi ujian nasional ini dimulai dari persiapan diri, persiapan teknis, persiapan materi ujian, dan pada saat ujian. Seperti yang kita ketahui bahwa banyak orang gagal mencapai keberhasilan karena mereka tidak memiliki berbagai persiapan dalam menghadapi ujian.

Untuk itu ada beberapa tips atau kiat agar Anda berhasil dan sukses menghadapi ujian nanti. Persiapan yang akan dilakukan tidak jauh berbeda dengan persiapan dalam menghadapi ujian yang lain, misalnya ujian nasional, tes CPNS atau UMPTN.


Persiapan diri

Persiapan diri adalah persiapan yang dimulai dari dalam diri kita sendiri, yang meliputi persiapan fisik dan persiapan mental. Persiapan fisik berkaitan dengan persiapan jasmani/fisik dan persiapan kesehatan. Anda harus menjaga kesehatan sebelum ujian.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seseorang mengikuti ujian bila dalam keadaan sakit. Agar diri Anda tetap sehat secara fisik menjelang pelaksanaan ujian, Anda harus rajin berolahraga. Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.

Persiapan mental ialah persiapan yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan emosi. Upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil. Pertentangan yang dialami dalam diri, situasi kekecewaan (frustrasi, suasana kesedihan dan sebagainya) akan berdampak buruk terhadap hasil belajar Anda.

Anda harus menjaga suasana hati/emosi. Diharapkan emosi Anda tetap tenang dan stabil menjelang ujian. Sebelum ujian Anda mampu mengatasi hal-hal mungkin akan mengganggu konsentrasi belajar Anda. Agar pikiran Anda tidak terbagi dan tetap terpusat dalam menghadapi ujian, perbanyaklah melakukan ibadah, karena ibadah merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan ketenangan.

Persiapan Teknis

Persiapan teknis yaitu persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil. Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan H-1 sebelum ujian.

Ingat..!! Anda tidak akan lulus jika ternyata pensil 2B yang akan Anda pakai ternyata palsu, karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.

Persiapan Materi Uji

Persiapan materi uji merupakan persiapan yang sangat penting karena persiapan materi uji ini akan menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). Menurut penelitian beberapa ahli, belajar borongan itu tidak baik dan hasilnya hanya membawa kesia-siaan. Jadi, disarankan H-1 sebelum ujian Anda tidak diperkenankan lagi memporsil diri untuk belajar. Istirahat yang cukup.

Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman. Caranya: Ajaklah teman Anda untuk membentuk kelompok kecil sebagai kelompok belajar. Pesertanya tidak lebih dari 3 orang. Jika pesertanya terlalu banyak (lebih dari 3 orang), dikhawatirkan proses belajar menjadi tidak fokus pada materi yang akan dipelajari. Untuk mendapatkan materi soal prediksi ujian nasional dapat anda cari pada blog ini.

Pada Saat Ujian

Ada 10 hal yang harus diperhatikan pada saat ujian, yaitu:

  1. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa kartu peserta ujian.

  2. Pastikan bahwa Anda tidak terlambat datang ke lokasi ujian.

  3. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.

  4. Pastikan bahwa Anda tidak melanggar tata tertib ujian. Anda bisa dikeluarkan dari ruang ujian jika melanggar.

  5. Pastikan bahwa semua identitas Anda ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban.

  6. Kerjakan soal dengan tenang.

  7. Pusatkan pikiran Anda untuk selalu berkonsentrasi menjawab soal-soal.

  8. Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT.

  9. Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru Anda berusaha untuk menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi merasa ragu-ragu untuk menjawabnya.

  10. 15 menit sebelum waktu ujian berakhir sebaiknya Anda sudah selesai menyelesaikan ujian, agar anda memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban anda.
Demikianlah Tips Sukses Menghadapi Ujian Nasional untuk para siswa yang akan menghadapi ujian sekolah ataupun UN.