UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label Gunoto Saparie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunoto Saparie. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2012

Biografi Gunoto Saparie

Biografi Gunoto Saparie

Gunoto Saparie, lahir di Kendal, Jawa Tengah, 22 Desember 1955. Selain menulis puisi, juga cerita pendek dan esai, dipublikasikan di berbagai media massa pusat dan daerah. Aktif dalam berbagai organisasi, antara lain Dewan Kesenian Jawa Tengah, ICMI Orwil Jawa Tengah, PWI Cabang Jawa Tengah, dan Ormas MKGR Jawa Tengah. Kumpulan puisi tunggalnya: Melancholia (1979), Solitaire (1981), dan Malam Pertama (1996). Kini menjadi Staf Ahli Pemimpin Umum Koran Sore Wawasan.


sumber : publiksastra.net




Senin, 17 Januari 2011

Puisi DALAM BUS | Gunoto Saparie

DALAM BUS
Gunoto Saparie

di balik kaca jendela
ada kabut di bukit-bukit jauh
ada suara daun-daun luruh
dan gerimis pun tak juga reda

bus pun terus saja melaju
ada beberapa ekor burung malang
berputar-putar di udara kelabu
aku dan mereka lupa jalan pulang?

2009

Puisi KANGEN | Karya Gunoto Saparie

KANGEN
Gunoto Saparie

rinduku api dalam sekam
mungkin abadi, tak juga padam
betapa jauh kau tak tergapai
puiai-puiai pun terserak sunyi
rinduku api dalam sekam
mungkin kekal, arus dalam diam
rindu memanas memanggang diriku
cinta tak akan tumbuh di atas batu

2009

PERCAKAPAN MALAM | Gunoto Saparie

PERCAKAPAN MALAM
Gunoto Saparie

percakapan malam ini
mungkin hanya sia-sia
tak bermakna, tak bermakna
hanya kata-kata sepi

namun apakah sebenarnya
arti percakapan malam ini?
tak ada, tak ada
tak tersigi mata hati

percakapan malam ini
mungkin hanya sia-sia
tak berarti, tak berarti
hanya rindu dan cinta purba

2008

Puisi WAYANG | Gunoto Saparie

WAYANG
Gunoto Saparie

benarkah hidup ini wayang
yang dimainkan maha dalang?
adegan demi adegan dilalui
dan kita sekadar menjalani?

benarkah hidup ini wayang
sampai gong terakhir ditabuh?
suluk pun menggema sampai subuh
dan kehidupan berakhir sampai ujung?

2009

Puisi PERJALANAN | Gunoto Saparie

PERJALANAN
Gunoto Saparie

perjalanan ini tanpa peta
melewati hutan kelam kalimantan
seribu kilometer tak terasa
hidup tidak tentu tujuan

ke manakah kita pergi?
kau pun mendadak terjaga
kita terjebak tak bisa kembali
kita merasa betapa sia-sia

perjalanan ini tanpa peta
melalui daerah-daerah asing
seribu kilometer tak teraba
kita tersesat tak bisa pulang

2009

Puisi Ibu Tercinta | Keberangkatan Ibu : Gunoto Saparie

KEBERANGKATAN IBU
Gunoto Saparie

lepas tengah hari
jenazahmu pun diberangkatkan
siapakah berdoa dalam sedu sedan?
namun tangisku justru begitu sunyi
dan kini kau pun terasa jauh
tak tergapai, tak teraih
kini aku pun kehilangan pelabuhan
terombang-ambing di tengah lautan

lepas tengah hari
aku pun ingin mengangkat kerandamu
namun ngilu hatiku mengingatmu
ya Allah, kau memang benar-benar pergi

2008-2009

Puisi NINA BOBO | Gunoto Saparie

NINA BOBO
Gunoto Saparie

tidurlah, kekasihku
tidurlah dalam ayunan
pejamkan sebentar matamu
berayun dalam impian

tidurlah, cintaku
tidurlah dalam buaian
jasad lelah istirahkan
lelapkan jiwa letihmu

tidurlah, kekasihku
tidurlah dalam ayunan
masuki alam gelapmu
berayun-ayun fana sendirian

2009