UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label Tema Mimpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tema Mimpi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Desember 2012

Puisi Mimpi Kecil si Pecundang | Galuh Tri Wahyudi

sumber gbr :
liveinflow.wordpress.com

Mimpi Kecil si Pecundang
Galuh Tri Wahyudi

Terlahir melihat lembah kehidupan
Katanya bak kertas putih yang suci
Belajar menatap kejamnya hidup yang penuh tanya
Sambaran kilat melayang-layang di atas atap bumi

Pecah tangis heningnya malam
Rengekkan bayi dari sudut desa sebelah
Kasih sayang tulus sepanjang jalan tak berujung
Bahasa ibu pertama menatihku melihat kenyataan

jarum jam hanya berputar tak berhenti
Dari rengekan berubah caci makian
Kalian sesosok pahlawan hebat, sekarang, besok dan selamanya
Merpati putih pembawa pesan dari sorga

Dunia sebagai panggung sandiwara
Merubah takdir, yang tertulis
Rumahku surgaku, hanya buat mereka yang ada dalam kedamaian
Sebatang kara, tanpa tempat mengadu

Pintu gerbang lembah kenistaan
Menyambutku dengan senyum dan tawa
Seketikan matahari pergi dari jagad penerang tata surya
Misteri mulai menuliskan sejarah baru

Jarum jam terus bekerja berputar saksi takdir
Bangkai busuk, binatang tak bermoral
Pecundang tak bermoral gelarku sekarang
Tak seperti ini yang ku inginkan, aku jga sama seperti kalian

Masa lalu sebgai guru besarku, pembimbing kelak
Tapi kalian masih anggap aku sama
Tuhan memberikan kesempatan buat hamba-hambanya
Tuk berubah

Pecundang... pecundang... dan pecundang
Sebutan dari kalian tuk aku
Teriak panas membakar kulit ari, merubah warna
Sekaligus membakar semangat dalam kalbu kecil

Mimpi-mimpi kecil itu akan membawa kedalam kesuksesan
Gelar pecundang telah membawaku diatara para pemikir dunia
Doa lantunan lirih mengiringi setiap langkah
menuju puncak menara kesuksesan

Doa dalam malam terakhir itu
Ku akan taklukkan dunia beserta isinya
Dan bersuara Akulah pecundang kini telah menjadi pemenang
Akan merubah paradigma bak ibarat durian

Teruslah bermimpi,
Dan jangan takut dengan mimpi yang kalian ikrarkan
Karena mimpi adalah gambaran sebuah masa depan.

21-Nov-2012
www.kabarindonesia.com

Sabtu, 12 Februari 2011

Mimpi Basah | Puisi Tentang Rindu

Mimpi Basah
Aen Trisnawati

mengendapkan kerinduan
pada dinding kamar, pada detak hujan, pada dingin
yang menyeka malam menjadi malam.
suara batuk tertancap di gemuruh
menjadi sunyi

menyimpan kerinduan
pada sebotol air putih
kemudian kuteguk
menjadi bayangbayang
menjelma lingkar matamu
hingga masuk ke kantung kemihku

malam kian sunyi
kutitipkan puisi rindu
di atas bantal biru
lalu mengecup bayangmu dan bergumam pelan
"selamat malam"
dan lelap resah hingga basah

BumiKembara, Desember 2005

Selasa, 14 September 2010

SEBUAH MIMPI | Noor Sam


SEBUAH MIMPI

Noor Sam

ada seutas tali
tempatku panjatkan harap
tapi terlampau rapuh
terlalu besar kuberharap
darinya
inikah jalan yang kau bentangkan itu?
aku tetap berharap akan ada cahaya
dalam gelap
menepis segala pikiran buruk
masih adakah celah suaramu
membelah batu
mengikis tanah tandus
ketika jalan kiat surut?
segumpal harapan masih kutebar
mimpi semakin jauh
semakin tertinggal
ini jadi pecundang sejati
yang terkapar

Januari 2009

Senin, 23 Agustus 2010

Mimpi, Beri Aku Puisi

Mimpi, Beri Aku Puisi


alangkah mimpi
burung mematuk diri
kicaunya mati

kelamnya langit
angin memutar arah
hujan, marahkah?

kolam menggigil
selimut hitam lumut
memeluk riak

ikan berjaga
melompat sia-sia
batu tertawa

alangkah mimpi
aku minta puisi
minta puisi

Feb2003


Rabu, 21 Juli 2010

CUKUPLAH SEBATAS MIMPI

CUKUPLAH SEBATAS MIMPI

Rindu tersangkut mawar merah
Berlinang deras air mata
Kuncup-kuncup basah
Gersang lenyap bersama angan

Kain kusut berlumur
Luka pendih
Sanubari hati berdesah
Jauhlah pergi
Serantak menaikan
Bulu tubuh ku


Sekajap anggun memikat
Seketika manis memukau
Luluh sudah daku
Pasrah pada rasa ini

Cukuplah sebatas mimpi
Cukuplah menjadi kiasan
Cukuplah deras kisah ini
Waktu telah berkata
Semua hanya bunga tidurmu

Dalam sempit hati
Ku lentangkan jiwa
Memeluk hari penuh arti
Di kala ini tuk
Pujaan hati
Yang masih mendekam


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

Rabu, 19 Mei 2010

DUNIA MIMPI | Puisi Tentang Mimpi

DUNIA MIMPI
Isbedy Stiawan ZS

hingga kini tak pernah
ada ikrar yang mencatat
sejarah pertemuan ini
lalu kita ciptakan kamar
di sembarang waktu
untuk menyatukan mata
yang selalu berkeliaran
di waktu seperti ini,
pernahkah kau tidur
bersama peri, kawin
lalu beranak peri?

suatu masa
ia menjelma ular
dan merayu ayah
selingkuh dengan buah itu
bunda yang ada di kamar itu
meratapi kekhilafan ayah
hingga melunta di rimba
memanggil namamu

suatu masa
ular jelmaan itu
berumah di kelamin ayah
mematuki bunda demi bunda
di sembarang kamar
seperti di dalam kandang
yang kau baca
pada gulungan film

suata masa
ular yang bersarang
di kelamin ayah
menjelma kita…

2003