UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label Tema Perpisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tema Perpisahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2013

Puisi Perpisahan "Kenapa Dirimu Membawa Cintaku Pergi" | Yuli Kahirani

PERPISAHAN
Yuli Kahirani

Aku rapuh tanpa mu..
aku sakit tanpa mu..
aku terasa mati tanpamu..

Kenapa diri mu pergi
kenapa dirimu pergi tinggalkan diriku sendiri
kenapa terlalu cepat perpisahan ini terjadi

Apa gak ada kesempatan untuk ku lagi
apa salah ku..
apa dosa ku..

Mungkin hanya hari dan waktu yang akan menjawab ini semua
aku hanya bisa menunggu kehadiran dirimu kembali disisi ku untuk yang ke 2 kali ya..

indrapura 04 April 2013


Rabu, 09 Januari 2013

Puisi "Lenyap Dalam Sekejap" | Puisi Perpisahan Cinta

loveparadiseforyou.com

Lenyap Dalam Sekejap
Oriza Septriani Marza

Semua harapan akan cintaku
kini telah menjauh Terbawa angin perpisahan yang tak akan
pernahku tahu kapan cinta itu akan kembali
Menemani aku yang dilanda kerinduan hatiJiwaku merana. . .
Tergores luka yang kau torehkan padaku
Ku tak pernah tahu tentang kamu. .

Apakah ku masih mengingat awal pertemuan kita??
Apakah kau masih punya perasaan yang sama denganku?
Kurasa mungkin semua itu telah kau hapus dari memori otakmu
Atau sudah kau buang seperti sampah. .
Karena kau telah memiliki kenangan indah di setiap langkah kalian
Tapi aku hanya bisa menyesali semua kesalahan yang pernah aku lakukan

Yah, inilah hidup....
Semua dapat berubah dengan cepat,
Secepat angin topan atau seperti badai yang dapat menghancurkan batu karang
Begitu pula denganku

09 Januari 2013


Sabtu, 01 Desember 2012

Puisi Kereta (Sendiri di Stasiun Tugu) | Sitok Srengenge

sumber gbr : panoramio.com


Kereta
Sitok Srengenge

1

entah siapa yang ia tunggu
Orang-orang datang dan lalu,
ia cuma termangu
Sepasang orang muda berpelukan
(sebelum pisah) seolah memeluk harapan
Ia mendesis,
serasa mengecap dusta yang manis
Kapankah benih kenangan pertama kali tumbuh,
kenapa ingatan begitu rapuh?
Cinta mungkin sempurna,
tapi asmara sering merana
Ia tatap rel menjauh dan lenyap di dalam gelap
: di mana ujung perjalanan, kapan akhir penantian?
Lengking peluit, roda + roda besi berderit,
tepat ketika jauh di hulu hatinya terasa sisa sakit

2

Andai akulah gerbong kosong itu,
akan kubawa kau dalam seluruh perjalananku
Di antara orang berlalang-lalu,
ada masinis dan para portir
Di antara kenanganku denganmu,
ada yang berpangkal manis berujung getir
Cahaya biru berkelebat dalam gelap,
kunang-kunang di gerumbul malam
Serupa harapanku padamu yang lindap,
tinggal kenang timbul-tenggelam
Dua garis rel itu, seperti kau dan aku,
hanya bersama tapi tak bertemu
Bagai balok-balok bantalan tangan kita bertautan,
terlalu berat menahan beban
Di persimpangan kau akan bertemu garis lain,
begitu pula aku
Kau akan jadi kemarin,
kukenang sebagai pengantar esokku
Mungkin kita hanya penumpang,
duduk berdampingan tapi tak berbincang,
dalam gerbong yang beringsut
ke perhentian berikut
Mungkin kau akan tertidur dan bermimpi tentang bukan aku,
sedang aku terus melantur mencari mata air rindu
Tidak, aku tahu, tak ada kereta menjelang mata air
Mungkin kau petualang yang (semoga tak) menganggapku tempat parkir
Kita berjalan dalam kereta berjalan
Kereta melaju dalam waktu melaju
Kau-aku tak saling tuju
Kau-aku selisipan dalam rindu
Jadilah masinis bagi kereta waktumu,
menembus padang lembah gulita
Tak perlu tangis jika kita sua suatu waktu,
sebab segalanya sudah beda
Aku tak tahu kapan keretaku akan letih,
tapi aku tahu dalam buku harianku kau tak lebih dari sebaris kalimat sedih

http://oase.kompas.com/read/2012/08/05/13030471/Puisi-puisi.Sitok.Srengenge

Jumat, 13 Mei 2011

Puisi Tentang Perceraian | Snapshot Cerai

SNAPSHOT CERAI
Ayid Suyitno PS

kau cium tangannya saat hendak pergi kerja
kau lambaikan salam:
selamat berjuang suamiku!

kau berikan seluruh hidupmu kepadanya
tapi kau dikhianatinya juga
perkawinan itu misteri
bukan lapar yang bisa diatur rapi
perkawinan juga bisa

jadi kelelawar penghisap darah
perkawinan bukan tidak mungkin
santun sesuai sabdaNya

jangan tangisi perpisahan
yang harus terjadi

Kamis, 12 Mei 2011

Puisi Perpisahan Sahabat | Yasmin

Perpisahan
Yasmin

1 kata sejuta makna
Sebaris kata berjuta kenangan
beribu kata memecah bahagia
Sepatah kata memisahkan kita

Perpisahan
yang terjadi
3 tahun kuberada dipanduanmu
Dibelakang dinding sekolah
Dengan ukiran beribu kenangan

Sahabatku
Sayang,sungguh sayang
Kuharus berpisah denganmu

Januari, 2012

sumber : yasmin-kumpulanpuisi.blogspot.com


Jumat, 06 Mei 2011

Puisi Perpisahan Anak SD | Puisi Anak Tentang Guru

Puisi Perpisahan Anak SD

GURUKU

Tangis sedih memilukan
Kini, saat berpisah datang
Segala lagu kudendangkan
Untuk mengenang jasamu
Hai…pahlawanku……..

Dari kelas ke kelas ku masuki
Dirasakan begitu risih dihati
Merasa tidak lama lagi
Kucurahkan segala rasaku

Segala waktumu kau curahkan
Segala kasih sucimu kau berikan
Dalam hati kubertanya
Berapa kali lagikah kita akan bertemu?

Guruku……
Terima kasih kuucapkan
Atas pengorbanan dan jasa-jasamu
Kau pahlawan tanpa tanda jasa

(medio : 2005)
sumber : riskaarniamantha.blogspot.com


Selasa, 03 Mei 2011

Puisi Perpisahan Sekolah | Pesan Diujung Pertemuan

Pesan Diujung Pertemuan
Puisi Muhammad Rain

Kekal di ingatan kisahan semasa sekolah
Berganti rupa canda dan tawa
Kau adalah penerus jalan benderang
Demi amanah ibu dan bapak juga para guru

Telah sampai pada tangga baru
Namamu tersebut tiga tahun lalu
Kali pertama dudukmu termangu
Hadapi tugas-tugas pelajaran

Alam berkembang menjadi guru
Melihat usia masih muda tak boleh lepas usaha dan doa
Lalui laju derap langkahmu pantang menyerah sebelum bertarung

Jaman didepan raih hadapi
Berat halangan jangan patahkan
Kenang dan taati cita-citamu sendiri
Sehabis gelap terbitlah terang

Pesan diujung pertemuan
Dari kami adik-adikmu yang menatap pada harum wajahmu
Teladan dalam kata persahabatan senyum sapa
Jangan lupakan masa indah disekolahmu
Usap hapuskan segala kesan sedih dan kecewa
Kebaikan menjadi pelajaran berharga

Selamat jalan kami lepaskan
Pintu-pintu menanti kedatangan dan kepulangan
Ketika jaya usah lupakan asuhan guru-guru kita
Mereka pelita yang menyuluh kita kepada ilmu dan cita-cita
Raih bahagiamu dihari muka

Rabu, 04 Agustus 2010

Kerana Perpisahan Ini | Puisi Bertema Perpisahan | ArieyWee



Kerana Perpisahan Ini
By : ArieyWee

Kerana perpisahan ini,
kami terasa disakiti,
rindu, sayang dan kasih yang tercurah,
pergi dan wujudnya untuk menyenangkan hati,
kenapa harus kami menderita begini,
perpisahan seperti kala ini,
belum pernah menyakiti hati,
kerana belum ada yang mengerti,
erti perpisahan.

Kerana perpisahan ini,
kami mula rindu-merindui,
menatapi potret untuk merasakan ketenangan,
terasa kehangatan air mata,
perlahan-lahan bertitisan di pipi,
dan ketika itu,
kami mula mengerti saat perpisahan,
sakit, terlalu sakit,
perihnya menusuk jauh ke sanubari,
terasa ngilu hirisan di celahan hati.

Kerana perpisahan ini,
kami mengukirkan janji,
takkan pernah mengabdikan kekayaan,
kami saling sayang-menyayangi,
ketika perlu,
kami hadir membuka ruang untuk mereka,
kenal erti perpisahan,
kenal erti kasih sayang,
sepi tak tertanggung kian menahan rindu,
hanya doa dan air mata,
mengiringi liku kehidupan ini,
dan biarlah perpisahan ini,
terpahat di dalam hati,
agar mereka mengerti,
kamilah yang merasai kesakitan ini.


Tag : Everything Is Gone, Sejujur Bicara, Tiada Seindah Mimpi



Rabu, 21 Juli 2010

Contoh Puisi Perpisahan | LAMBANG TERIMA KASIH KU

LAMBANG TERIMA KASIH KU

Punah sudah anganku
Hanyut terseret
Deras…deras air berjalan
Usai segala derita menerpa…
Serta kisah tentangmu

Coret terakhir ini
Bermaknakan perpisahan

Buang memori tentangku
Anggaplah itu..itu
Sebhagai mimpi buruk
Ku berharap mengertilah

Hari esok menantikanku
Merajut mimpi-mimpi daku
Laksanakanlah dan jadikan
Itu lambing terima kasih ku


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

Kamis, 08 Juli 2010

Puisi Kenangan Masa Lalu | Kuukir syair akhir

Kuukir syair akhir
Pranita Dewi

kugurat bait sajakmu
di selaput hatiku
yang kelabu

perpisahan kita
entah!

kuukir syair akhir
saat tangis terkikis
menahan perih
saat sukma terdesak memeram malam
saat kata kaku mengukuh makna
suaramu hilang arah

tiga tahun
mengukur takdir
segala impian
lebur terkubur
beku berpadu debu

tak cukup sampai di situ
senandung lagu pun tak mampu
menahan rasa
jiwa tak kuasa merasa
sayat sakit yang diderita
kubaca sajakmu
kukenang cumbumu
ku tak rela angan sisa
lara melata

2003


Selasa, 22 Juni 2010

Puisi Perjumpaan dan Perpisahan

ESOK FAJAR KITA BERTEMU
Isbedy Stiawan ZS

tapi,
selain rindu aku ingin
pula jumpa. di paling
depan aku menunggu
berita yang lain
ihwal kembalinya adam
jumpa hawa setelah
bertahun-tahun
mengembara

sehabis perpisahan
usai perang itu
di sini,
kulihat kau jalan sendiri
menembus halaman sepi
usai hari kematian
di bawah guyur hujan
tanpa payung
dan,
aku berlari memburumu
cari perteduhan
tapi di halaman kosong ini
mana rumah singgah
kenapa tiada pohon rindang?
bagai merpati
hilang kekasih
kukepakkan sayapku
menuju belantara
mungkin esok fajar
kembali kita bertemu
dengan nama yang lain
juga asing
mungkin

Januari-Maret 2005




SEBARIS PANTAI
Isbedy Stiawan ZS

mungkin ini pertemuan terakhir
usai sebaris pantai kau jejaki
dalam lembar kertas itu
lalu ombak kembali
ke dalam dunianya
mungkin melepas
rahasia pertemuan
atau merayakan perpisahan
di tubuh mahalaut
bermahkota rumput
dan duduk di kursi
membayangkan sebagai
pengantin atau raja
yang menitah pantai
jadi barisbaris puisi
di sini aku membacanya
dengan lidah terpotong

2 November 2003

Minggu, 06 Juni 2010

Perpisahan Kahlil Gibran | Mutiara Kata Bertema Perpisahan

PERPISAHAN
Kahlil Gibran

Ketika tiba saat perpisahan
janganlah kalian berduka,
sebab apa yang paling kalian kasihi darinya
mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan –
seperti gunung yang nampak
lebih agung terlihat
dari padang dan dataran.

Share



Senin, 24 Mei 2010

Puisi Perpisahan Cinta | Perpisahan - By Mira

Perpisahan
By Mira

Pertama kali, dalam hidupku
Ku merindui mu setakat ini
Tiada pengujungnya Perasaan ini
Hidupku bersempadankan kasihmu
Ku tidak mengerti pergolakan hati ini
Ku merindui tawa manismu
Merindui memori bersamamu
Tiap hari yang berlalu bagaikan api neraka
yang membakar kasih antara kita
Jiwaku meronta tidak mampu menahan baraan ini
hanya dirimu menjadi ubat penenang hati
hanya coretan ini menjadi saksi keperitan hati
tanpamu disisi, hidupku bagai langit tanpa rembulan
gelap gelita tanpa tawa manismu
ku mengerti perpisahan memang hukum alam
namun hatiku belum cukup kuat
untuk mengharungi hidup ini tanpamu disisi
tiap kali ku merenung wajahmu, kelopak mataku berat
tidak mampu menakung keperitan yang terpendam
pipiku sering kali basah bila mendengar suara lunakmu
Ku serahkan segalanya kepada yang Esa
ku bersyukur ke hadratmu
keranamu ku kenal erti teman dalam hidupku
sesunggunya pertalian ini bermula atas rahmatmu
ku harap pengujungnya sudah pun tercatit dalam kandunganmu
ku pasrah menanti dengan segala keputusanmu
dan mempersiapkan diri ini untuk mengadapinya….


Kiriman: Mira - Ukraine
Email: thaneswary_15@yahoo.com.my

Share