UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Selasa, 13 Desember 2011

Pemilihan Indonesian idol di medan : ada briptu yang ikut audisi

Ribuan remaja Medan rela antri sejak pukul 07.00 WIB, hanya untuk mengikuti audisi INDONESIAN IDOL yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10/11-12/2011) di Gedung Serbaguna Universtas Negeri Medan (Unimed). Yang unik, tak hanya pemuda, seorang Briptu juga ikutan audisi! Tim juri sebelumya sudah melaksanakan School Auditions, Special Hunt dan Street Audition. Pendaftaran yang dibuka pada pukul 08.00 WIB, tidak membuat semangat para remaja untuk tetap rela antri hingga pada pukul 15.00 WIB. Pendaftaran yang dibuka pada tahap awal tersebut memiliki jumlah peserta mencapai 3672 orang, tapi hal ini tetap membuat para remaja antusias mengikuti proses registrasi yang dilakukan para tim juri. Di balik audisi Indonesia Idol kali ini, selain turut dihadiri para remaja ada juga personil kepolisian. [Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"] Briptu Metro Boy Sihombing (24 tahun) dengan berpakaian seragam lengkap dan berasal dari Pulau Nias, rela menempuh perjalanan jauh menuju Medan. "Saya tugas di Kepuluan Nias dengan penempatan di Pulau Gide jaraknya lumayan jauh. Walaupun begitu saya semangat mengikuti audisi ini dengan datang jauh-jauh dari Nias ke Medan. Dan saya tiba di Medan pada subuh jam 04.00 WIB dengan menumpang kapal dan mobil kawan-kawan di kepolisian," ucapnya. Metro mengatakan kehadirannya mengikuti ajang Indonesia Idol semuanya bukan karena demam akan ketenaran Norman Kamaru, semuanya tidak terlepas untuk memperbaiki citra kepolisian. "Saya sebelumnya tahun 2010 pernah ikut tapi tidak berpakaian dinas. Dan kali ini saya diberangkatkan masyarakat Nias serta komandan saya dengan berpakaian lengkap bukan karena saya ingin ikut-ikutan yang ada saat ini. Tapi saya ingin mengembalikan citra kepolisian di tengah masyarakat kami bisa, tapi kami tetap menjadi polisi. Jadi kalau pun saya lolos di audisi ini tetap akan menjadi polisi," katanya. Tidak hanya dari luar Sumatera Utara peserta yang hadir, tapi turut juga peserta yang berasal dari Sumatera Barat. Seperti halnya Lya Kumiati yang jauh-jauh datang dari daerah Batang Anai – Padang pun rela menunggu dari pukul 02.00 WIB dini hari untuk menunjukkan kemampuannya bernyanyi di depan juri Indonesian Idol, serta berharap lolos. Dalam rangkaian audisi Indonesian Idol di Kota Medan, Tim RCTI dan Fremantle Media telah menggelar tiga jenis audisi antara lain School Auditions yang dilaksanakan di SMU Harapan I yang mendatangkan langsung Nina Tamam pada 8-9 Desember 2011 serta Street Auditions yang dilaksanakan di pusat-pusat keramaian di kota Medan. Hingga kini proses penyaringan masih berlangsung untuk mendapatkan perwakilan Propinsi Sumatera Utara. (kpl/romulo/mae)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar